Baca Juga

Sabtu, 31 Januari 2026

Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. Raih Gelar Doctor Honoris Causa) Bidang Ilmu Hukum.

BY GentaraNews IN




Sidang terbuka Senat Universitas Tarumanagara yang digelar di Auditorium Universitas Tarumanagara, Jakarta Barat, secara resmi mengukuhkan Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., dalam gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) Bidang Ilmu Hukum. Sabtu (31/1/2026)

Penghargaan akademik tertinggi ini diberikan atas kontribusi, pemikiran, dan pengabdian yang konsisten dalam pengembangan dan penegakan hukum, khususnya melalui penguatan kebijakan nasional serta praktik hukum yang berkeadilan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).


Dalam penjelasannya, Rektor Universitas Tarumanagara, Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M., dalam pembacaan pertanggungjawaban akademik menyampaikan bahwa kompetensi Promovendus, Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, telah melalui proses kajian, seleksi, dan penilaian akademik yang ketat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa penganugerahan gelar tersebut didasarkan pada jasa dan kontribusi Promovendus yang signifikan dalam pengembangan ilmu hukum pidana khusus, dampak nyata terhadap perlindungan masyarakat, serta integritas akademik, moral, dan etika yang selaras dengan nilai-nilai luhur perguruan tinggi.

"Promovendus memiliki jasa-jasa yang luar biasa dalam bidang ilmu hukum pidana khusus yang meliputi tindak pidana narkotika, kejahatan siber, tindak pidana perdagangan orang, serta tindak pidana transnasional. Selain itu, peran Promovendus selama berkarier di Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Badan Narkotika Nasional telah memberikan dampak nyata terhadap perkembangan hukum pidana dan perlindungan masyarakat dari kejahatan," ujar Prof. Amad Sudiro.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto selaku Promovendus menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Narkoba, Keamanan, dan Masa Depan Indonesia dalam Perspektif Ilmu Hukum” yang menegaskan keterkaitan erat antara permasalahan narkotika, keamanan nasional, dan masa depan bangsa. Mengawali orasinya, Ia merefleksikan sejumlah tragedi internasional dalam penegakan hukum narkoba di berbagai negara sebagai gambaran kuat hubungan yang tidak terpisahkan antara narkotika dan keamanan suatu negara.

"Begitu gamblangnya hubungan tersebut, sehingga secara sederhana bisa Kita katakan, perkembangan narkoba di suatu negara berbanding terbalik dengan tingkat keamanan di negara itu. Semakin pesat perkembangan narkoba, semakin tidak aman negara tersebut," imbuh Komjen Pol Dr. (H.C) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.

Berangkat dari pemahaman tersebut, Ia menegaskan bahwa penanganan permasalahan narkotika tidak dapat dilakukan secara parsial atau semata-mata represif, melainkan membutuhkan pendekatan yang komprehensif, terintegrasi, dan berkeadilan. Jenderal Bintang Tiga tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara penegakan hukum yang tegas terhadap jaringan peredaran gelap narkotika dengan pendekatan humanis melalui upaya pencegahan dan rehabilitasi bagi penyalah guna, sebagaimana terus diimplementasikan dalam kebijakan dan strategi nasional P4GN di bawah kepemimpinannya sebagai Kepala BNN RI.


Menutup orasi ilmiahnya, Kepala BNN RI mengajak seluruh elemen bangsa untuk merapatkan barisan dan mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing dalam upaya bersama melawan narkotika, demi menyelamatkan generasi penerus, menjaga ketahanan nasional, serta mengamankan masa depan Indonesia. Seruan tersebut ditegaskan melalui semangat “War on Drugs for Humanity", perang melawan narkotika demi kemanusiaan. (LEP).





Senin, 26 Januari 2026

Kelompok Ahli BNN RI Di Kukuhkan

BY GentaraNews IN ,



Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, secara resmi memimpin pengukuhan Kelompok Ahli BNN Masa Bakti Tahun 2026–2027 yang digelar di Ruang Mohammad Hatta, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (26/1).


Pengukuhan ini merupakan langkah strategis BNN dalam memperkuat kapasitas intelektual dan kelembagaan guna menghadapi ancaman narkotika yang bersifat extraordinary crime serta terus berkembang seiring kemajuan teknologi dan dinamika global.



Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa pengukuhan Kelompok Ahli bukan sekadar seremonial pergantian personel, melainkan bentuk konsolidasi intelektual dan strategis BNN dalam merumuskan kebijakan yang berbasis sains, data, dan bukti (evidence-based policy).


“Dalam menghadapi dinamika ancaman narkotika yang semakin kompleks dan bergerak cepat, BNN membutuhkan rekomendasi kebijakan yang berbasis sains, data, dan bukti agar strategi P4GN dapat dijalankan secara efektif, efisien, dan akuntabel,” tegas Kepala BNN RI.


Kepala BNN RI juga mengapresiasi kontribusi Kelompok Ahli Masa Bakti 2024–2026 yang telah memberikan fondasi pemikiran penting bagi penguatan organisasi, sekaligus mengharapkan Kelompok Ahli Masa Bakti 2026–2027 dapat berperan sebagai strategic think tank dalam menjawab tantangan narkotika, termasuk fenomena New Psychoactive Substances (NPS) dan modus kejahatan berbasis teknologi digital.



Adapun Kelompok Ahli BNN Masa Bakti 2026–2027 terdiri atas para akademisi, praktisi, dan tokoh profesional lintas disiplin ilmu, yaitu:


1.⁠ ⁠Drs. Ahwil Luthan, S.H., M.B.A., M.M. (Hubungan Luar Negeri)

2.⁠ ⁠Prof. Dr. Agus Surono, S.H., M.H. (Hukum Pidana)

3.⁠ ⁠Dr. Devie Rahmawati, CICS (Humas dan Komunikasi Sosial)

4.⁠ ⁠Prof. Dr. H. Ahmad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M. (Hukum Perdata)

5.⁠ ⁠Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H. (Hukum Bisnis dan Ekonomi)

6.⁠ ⁠Dr. Haryono Kuswanto, S.E., S.H., M.M., M.H., CLA., C.Med. (Hukum Pidana)

7.⁠ ⁠Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi, S.H., S.E., M.M. (Transformasi Kelembagaan, Reformasi Birokrasi, dan Sumber Daya Manusia)

8.⁠ ⁠Adithya P. Winata (Pemberdayaan Generasi Muda)


9.⁠ ⁠Choirul Anam, S.E., S.H., M.E., Ak., Ph.D., CA., ChFA., CIISA., CHRA., CSBA., CLA. (Keuangan dan Ekonomi)

10.⁠ ⁠Enday Hidayat, S.H. (Sosial dan Pendidikan)

11.⁠ ⁠Prof. Drs. Adrianus Eliasta Meliala, M.Si., M.Sc., Ph.D. (Kriminologi)

12.⁠ ⁠Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha, S.P., M.P., PIA., CACP., CH., CHt. (Kelembagaan dan Tata Negara)

13.⁠ ⁠Prof. Apt. Dr. rer. nat. I Made Agus GelGel Wirasuta, M.Si. (Psikologi Forensik dan Biofarmasi)

14.⁠ ⁠Sukmo Harsono, S.E., M.M. (Perencanaan dan Lembaga)

Melalui pengukuhan ini, BNN menegaskan komitmen War on Drugs for Humanity, yakni pendekatan seimbang antara penindakan tegas terhadap sindikat narkoba dan pendekatan humanis kepada korban penyalahgunaan, dengan dukungan pemikiran dari berbagai bidang keahlian Kelompok Ahli demi perlindungan masa depan generasi bangsa.

Kamis, 15 Januari 2026

LP2M PTIQ Jakarta Salurkan Bantuan bagi Mahasiswa dan Korban Banjir di Sumatera

BY GentaraNews IN



Jakarta — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas PTIQ Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada mahasiswa yang terdampak banjir serta masyarakat korban bencana di Sumatera. Penyaluran bantuan dilakukan pada Kamis (15/1/2025) sebagai bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab institusi pendidikan terhadap dampak bencana alam.

Bantuan kepada mahasiswa diberikan dalam bentuk uang tunai serta fasilitasi penggratisan biaya uang semester bagi mahasiswa yang terdampak langsung banjir. Tercatat sebanyak 20 mahasiswa Universitas PTIQ Jakarta telah menerima bantuan tersebut.

Program bantuan ini merupakan bagian dari langkah cepat kampus dalam merespons kondisi darurat yang dialami mahasiswa, sekaligus memastikan keberlangsungan studi mereka tetap terjaga di tengah situasi bencana.

Selain membantu mahasiswa internal, Universitas PTIQ Jakarta juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Sumatera, khususnya di beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Utara. Bantuan tersebut disalurkan melalui Dewan Mahasiswa (DEMA) PTIQ Jakarta sebagai bentuk sinergi antara pimpinan universitas dan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa logistik kebutuhan pokok dan perlengkapan ibadah, di antaranya beras, roti, pembalut, Al-Qur’an, karpet, serta berbagai logistik pendukung lainnya yang dibutuhkan oleh warga terdampak banjir.

Rektor Universitas PTIQ Jakarta, Prof. Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian kampus terhadap sesama, khususnya di saat masyarakat sedang menghadapi musibah.

“Sebagai institusi pendidikan Islam, Universitas PTIQ Jakarta memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk hadir di tengah umat. Bantuan ini adalah bentuk solidaritas dan kepedulian kami kepada mahasiswa serta masyarakat yang terdampak banjir, khususnya saudara-saudara kita di Sumatera,” ujar Prof. Nasaruddin Umar.

Ia menambahkan bahwa kampus tidak hanya berperan dalam pengembangan akademik, tetapi juga harus aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan empati di kalangan civitas akademika,” tambahnya.

Universitas PTIQ Jakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam aksi-aksi kemanusiaan serta mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan sosial sebagai bagian dari nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Selasa, 13 Januari 2026

Walikota Silaturahmi dengan Lembaga Kemasyarakatan, Perkuat Stabilitas Sosial dan Kerukuan Masyarakat

BY GentaraNews IN ,



Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar silaturahmi dengan Lembaga Kemasyarakatan serta Tim Terpadu Suku Badan Bangsa dan Politik Kota Administrasi Jakarta Timur, Kegiatan bertujuan memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Timur, acara ini berlangsung di Gedung Serbaguna Blok C, Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa (13/1/2026).

Silaturahmi dibuka Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, yang didampingi Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Timur Bambang Pangestu. Kegiatan ini diikuti 80 peserta, terdiri dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, BIN, Forum Kerukunan Umat Beragama, Forum Pembauran Kebangsaan, FKDM, dan Paskibra Jakarta Timur. Hadir juga para kelapa suku dinas dan perwakilan 10 kecamatan di wilayah Jakarta Timur.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas unsur dalam menjaga stabilitas sosial, keamanan, dan kerukunan masyarakat.


Acara yang berlangsung di lingkungan Kantor Walikota Jakarta Timur tersebut dihadiri Wakil Walikota Jakarta Timur Kusmanto, S.Sos., M.Si., jajaran pejabat Pemkot JakTim, unsur TNI-Polri, Kejaksaan, BINDA, para camat, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan seperti FKUB, FPK, FKDM, TPPO, TPPA, Tim Waspada Dini, dan Tim Terpadu Pengawasan Ormas.



Dalam sambutannya, Wakil Walikota Jakarta Timur, Kusmanto, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa Jakarta Timur memiliki tantangan kompleks karena luas wilayah dan keberagaman masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah konflik sosial, tawuran, radikalisme, serta gangguan ketertiban umum.

“Jakarta Timur harus dijaga bersama. Keamanan dan kerukunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat,” ujar Kusmanto.

 "Ini momen yang sangat baik. Saya terima kasih kepada Kesbangpol Jakarta Timur yang telah mengumpulkan seluruh lembaga kemasyarakatan dan tim terpadu," kata Kusmanto.

"Mudah-mudahan dengan pertemuan ini kita saling mengingatkan pentingnya menjaga keamanan. Kita tahu di Jakarta Timur ini banyak sering terjadi konflik, khususnya tawuran, ini salah satu PR (pekerjaan rumah) yang sangat penting. Mudah-mudahan dengan pertemuan ini, kita bisa redakan semua. Kita beri kesadaran kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang tadi yang membawa hal yang tidak baik di wilayah Jakarta Timur," ujarnya.



Sementara itu, Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Timur Eliazer Hutapea, S.E., M.M, menjelaskan bahwa keberadaan lembaga kemasyarakatan dan tim terpadu memiliki dasar hukum yang jelas, mulai dari UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah hingga regulasi terkait organisasi kemasyarakatan dan kewaspadaan dini.

Dalam sesi dialog, sejumlah perwakilan lembaga menyampaikan aspirasi dan usulan program, di antaranya pembentukan “Sekolah Kerukunan” untuk mencegah perundungan dan kekerasan di lingkungan pendidikan, penguatan sosialisasi pencegahan tawuran, serta optimalisasi peran FKDM dan FPK hingga tingkat kecamatan.

Pemkot Jakarta Timur menyambut baik berbagai masukan tersebut dan berkomitmen menindaklanjutinya melalui koordinasi lintas sektor, khususnya menjelang momentum rawan seperti bulan Ramadan.

Kegiatan silaturahmi ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk menjaga Jakarta Timur tetap aman, rukun, dan kondusif melalui dialog, musyawarah, serta kerja sama berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat. (LEP).

Selasa, 23 Desember 2025

LESBUGA Akan Beri Dana Donasi Tahap 2 Untuk Korban Banjir Aceh Dan Sumatra

BY GentaraNews IN




Lembaga Seni Budaya Gayo Aceh (LESBUGA) telah melaksananan Donasi yang bertajuk "Pray For Aceh Sumatra" bantuan longsor dan banjir bandang di Aceh dan sumaterayang dihadiri oleh masyarakat Gayo, Tokoh masyarakat Gayo dan pengunjung Tamini Squre, selama dua hari dimulai 20-21 Desember 2025, hasil perolehan sementara telah terkumpul dana sebesar Rp.17.000.000

Dana tersebut nanti akan diserahakan langsung kepada masyarakat yang terkena musibah baik yang ada di  Aceh dan sumatera

Ketua Lesbuga Aris Idaman, menyampaikan Dalam tahap pertama LESBUGA telah berhasil memengumpulkan dana sebesar Rp 5 juta, yang bersumber dari pengurus lesbuga dan masyarakat, dana tersebut telah disampaikan langsung kepada Musara Gayo Jakarta, sebagai pelaksana kontribusi bantuan ke Gayo Aceh.

Untuk Donasi tahap ke dua ini, rencana Lesbuga akan langsung menyerahkan langsung kepada kepala keluarga yang terkena bencana Banjir yang telah didata oleh panitia/pengurus Lesbuga.

"Sekecil apapun bantuan yang diterima mudah mudahan bermanfaat bagi mereka yang tertimpa musibah banjir dan longsor , kata Aris.

Pembina lesbuga Alwien Desry, SH, MH menyampaikan Syukur Alhamdulillah atas perolehan dana dalam acara yg bertajuk Pray For Aceh itu, berharap kepada pengurus Lesbuga dan panitia, tetap semangat mencari Donasi demi kepentingan kemanusian yang sedang tertimpa musibah di daerah Gayo Aceh dan sumatera.

Alwien berharap dalam penyampaian bantuan itu nanti harus tepat sasaran dan transparan dalam pengelolaan dana masyarakat. (LEP)

Tutorial BloggingTutorial BloggingBlogger Tricks

Baca Juga